Profil Tampang Erika Dista Febriyani Diduga Terlibat Investasi Bodong Rp4 Miliar 87 Orang Lebih jadi Korban, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG

ilustrasi-pixabay-
Profil Tampang Erika Dista Febriyani Diduga Terlibat Investasi Bodong Rp4 Miliar 87 Orang Lebih jadi Korban, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG. Siapa Erika Dista Febriyani? Sosok Diduga Terlibat Investasi Bodong Rp4 Miliar, Korban Lebih dari 87 Orang. Nama Erika Dista Febriyani tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial, khususnya di Twitter. Wanita ini diduga terlibat dalam kasus investasi bodong yang merugikan para korban hingga Rp4 miliar.
Kasus ini pertama kali mencuat setelah seorang pengguna Twitter dengan akun @clyOmylee membagikan cuitan pada 11 Februari 2025, meminta bantuan untuk mencari keberadaan Erika Dista Febriyani dan seorang pria bernama Prayoga Maulana Putra, yang diduga merupakan pasangan dalam aksi penipuan tersebut.
Daya Pikat Investasi Bodong
Investasi yang ditawarkan oleh Erika Dista Febriyani tampaknya cukup meyakinkan hingga membuat banyak orang tertarik. Sejak pertengahan November 2024, ia menawarkan skema investasi dengan keuntungan tinggi yang terlihat menjanjikan.
Salah satu korban mengungkapkan bahwa banyak investor tidak merasa curiga karena Erika dikenal sebagai sosok yang amanah dan dermawan. Bahkan, ia beberapa kali mengadakan santunan untuk anak yatim guna meningkatkan kepercayaan dari para investor.
"Dia open invest dengan keuntungan yang lumayan gede dari pertengahan November 2024. Gak ada kecurigaan sama sekali karena sangat amanah. Bahkan, kalau nominalnya kurang, dia transfer balik. Kadang juga mengadakan santunan anak yatim yang benar-benar dikirim ke pesantren," ungkap salah satu korban.
Namun, seiring berjalannya waktu, kejanggalan mulai muncul. Para investor yang telah menyetorkan dana dalam jumlah besar mulai kesulitan melakukan penarikan keuntungan yang dijanjikan. Hingga akhirnya, Erika Dista Febriyani menghilang tanpa jejak.
Misteri Keberadaan Erika Dista Febriyani
Merasa tertipu, para korban berusaha mencari keberadaan Erika. Mereka mendatangi alamat yang diberikan oleh pelaku, namun yang mereka temui justru hanya ibunya.
Lebih mengejutkan lagi, ternyata rumah yang disebut sebagai tempat tinggal Erika bukanlah rumahnya sendiri, melainkan rumah majikan ibunya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).