Siapa Istri dan Anak Abu Kuta Krueng? Ulama Kharismatik Asal Aceh yang Meninggal Dunia, Benarkah Bukan Orang Sembarangan?

Abu-Instagram-
Siapa Istri dan Anak Abu Kuta Krueng? Ulama Kharismatik Asal Aceh yang Meninggal Dunia, Benarkah Bukan Orang Sembarangan? Biodata dan Profil Abu Kuta Krueng Sakit Lengkap dari Umur, Agama dan Akun IG Ulama Kharismatik Asal Aceh yang Meninggal Dunia. Abu Kuta Krueng Sakit Apa? Inilah Biodata Ulama Kharismatik Asal Aceh Meninggal Dunia, Benarkah Sakit Keras? KABAR DUKA! Abu Kuta Krueng Ulama Kharismatik Asal Aceh Meninggal Dunia pada Kamis, 13 Februari 2025. Duka Masyarakat Aceh: Ulama Kharismatik Abu Kuta Krueng Berpulang ke Rahmatullah
Aceh tengah berduka atas kepergian salah satu ulama besar yang sangat dihormati, Abu Haji Usman bin Ali atau yang lebih dikenal sebagai Abu Kuta Krueng. Kabar wafatnya ulama kharismatik ini menyelimuti masyarakat Aceh dengan kesedihan yang mendalam.
Abu Kuta Krueng menghembuskan napas terakhir pada Kamis, 13 Februari 2025, pukul 04.30 WIB di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh. Sebelumnya, beliau sempat menjalani perawatan medis, termasuk perawatan di luar negeri seperti Singapura dan Malaysia. Namun, hingga saat ini, pihak keluarga belum memberikan keterangan resmi mengenai penyakit yang dideritanya.
Sosok Abu Kuta Krueng, Ulama Besar Aceh
Semasa hidupnya, Abu Kuta Krueng dikenal sebagai ulama yang berpengaruh dan dihormati di Aceh. Nama aslinya adalah Abu Haji Usman bin Ali, dan beliau merupakan Pimpinan Dayah Darul Munawwarah, sebuah pesantren yang telah melahirkan banyak santri berilmu dan berakhlak.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan santri, tetapi juga bagi masyarakat Aceh yang selama ini menjadikannya sebagai panutan dalam kehidupan beragama.
Ungkapan Duka dari Masyarakat
Berita wafatnya Abu Kuta Krueng menyebar luas di media sosial, dengan banyak masyarakat mengungkapkan rasa kehilangan mereka.
"Langit pun bersedih dengan kepergiannya ???? Semoga Allah menempatkan beliau di surga-Nya. Aamin Ya Rabbal Alamin," tulis seorang netizen.
"Seketika hati ini menangis sejadi-jadinya. Ya Allah, selamat jalan Abu, semoga engkau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," komentar netizen lainnya.
Banyak juga yang mengungkapkan bahwa wafatnya Abu Kuta Krueng di malam Jumat Nisfu Syaban dianggap sebagai tanda kemuliaan, mengingat hari tersebut memiliki nilai istimewa dalam Islam.