Profil Tampang Sugianto Nelayan Asal Indonesia yang Selamatkan Warga Korea Selatan saat Kebakaran Hutan, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG

Profil Tampang Sugianto Nelayan Asal Indonesia yang Selamatkan Warga Korea Selatan saat Kebakaran Hutan, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG

Sugianto-Instagram-

Profil Tampang Sugianto Nelayan Asal Indonesia yang Selamatkan Warga Korea Selatan saat Kebakaran Hutan, Lengkap: Umur, Agama dan Akun IG. SOSOK Sugianto, Nelayan WNI yang Jadi Pahlawan di Tengah Kebakaran Hutan Korea Selatan. Nama Sugianto belakangan menjadi buah bibir di media sosial. Bukan tanpa alasan, pria asal Indonesia ini berhasil mencuri perhatian publik berkat aksi heroiknya saat kebakaran hutan melanda wilayah Yeongdeok-gun, Korea Selatan, pada 31 Maret 2025. Sugianto, seorang nelayan Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di negara Ginseng tersebut, tak hanya sekadar menyelamatkan dirinya sendiri. Dia justru mempertaruhkan nyawanya untuk mengevakuasi puluhan warga lanjut usia (lansia) dari amukan api yang mengancam jiwa.

Aksi heroik Sugianto ini terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @namokoreanseafoodbbq dan langsung mendapat respons luar biasa dari warganet di Indonesia maupun Korea Selatan. Dalam rekaman tersebut, terlihat kobaran api yang begitu besar menyelimuti area pemukiman. Suara seorang pria—yang ternyata adalah Sugianto—terdengar memanggil para nenek untuk segera dievakuasi. Adegan-adegan dramatis dalam video itu pun membuat banyak orang kagum sekaligus haru.



Siapa Sebenarnya Sugianto?
Sugianto adalah pria berusia 31 tahun yang berasal dari Indonesia. Ia telah bekerja sebagai nelayan di Korea Selatan sejak tahun lalu. Meski berstatus sebagai pekerja migran, Sugianto dikenal sangat dekat dengan masyarakat setempat. Bahkan, ia sudah lancar berbahasa Korea, sehingga komunikasinya dengan warga tidak ada kendala berarti. Namun, siapa sangka bahwa di balik sikapnya yang ramah dan rendah hati, tersimpan keberanian luar biasa yang membuatnya layak disebut pahlawan.

Kisah kepahlawanan Sugianto dimulai saat kebakaran hutan melanda Yeongdeok-gun. Api dengan cepat menjalar ke pemukiman penduduk, membuat panik warga yang sedang tertidur lelap. Saat itulah Sugianto bersama dua orang lainnya—Kim Pil Kyung (56), kepala desa setempat, dan Yoo Myeong Shin (56), kepala komunitas nelayan—segera bertindak. Mereka berlarian dari satu rumah ke rumah lain untuk membangunkan warga yang mayoritas adalah lansia.

Momen Dramatis Penyelamatan
Dalam suasana yang penuh ketegangan, Sugianto tak ragu melemparkan dirinya ke tengah bahaya demi menyelamatkan nyawa orang lain. Ia terlihat bolak-balik menggendong para lansia di punggungnya menuju lereng pantai yang lebih aman. Lokasi tersebut cukup jauh dari pusat kebakaran, sehingga membutuhkan tenaga ekstra untuk mencapainya. Sugianto mengaku sempat merasa takut saat melihat salah satu toko dilalap api. Namun, rasa takut itu tidak menghalangi langkahnya untuk tetap menyelamatkan seorang nenek yang dia gendong dengan penuh tanggung jawab.


"Saya juga takut. Tapi saya tidak bisa diam saja," ungkap Sugianto dalam salah satu wawancaranya. "Melihat nenek-nenek itu terjebak di tengah api, saya hanya ingin membantu mereka sebisa mungkin."

Aksi Sugianto ini tidak hanya menyelamatkan nyawa puluhan warga, tetapi juga memberikan inspirasi bagi banyak orang. Sikap kepahlawanannya menjadi bukti bahwa keberanian tidak mengenal batas negara atau status sosial.

Leo, Nelayan WNI Lain yang Turut Beraksi
Tidak hanya Sugianto, ada satu WNI lain yang turut membantu dalam penyelamatan tersebut. Nelayan bernama Leo ini juga berperan penting dalam evakuasi para lansia. Sama seperti Sugianto, Leo rela menggendong para warga lanjut usia untuk membawa mereka ke tempat yang lebih aman. Kolaborasi antara Sugianto, Leo, dan warga lokal menunjukkan betapa solidaritas lintas budaya dapat menciptakan dampak besar dalam situasi darurat.

Baca juga: SOSOK Sugianto, Nelayan WNI yang Jadi Pahlawan di Tengah Kebakaran Hutan Korea Selatan

TAG:
Sumber:


Berita Lainnya